LAPORAN KIMIA SEL VOLTA

GROUP 2

LAPORAN KIMIA

REAKSI REDOKS SPONTAN DAN SEL VOLTA

 

Disusun Oleh

Eka Putri Yunita Sari

 

 
 

Anggota :
Amalia Nindya Ayuputri

Akhmad Firdaus

Aziz Munizar Rusyda

Dewi Nur Anita

Ferina Sinta

 

XII IPA 4

 

 

 

SMAN – 2 PALANGKA RAYA                                                                     

T.A 2012/2013

 

 

 

  1. I.              JUDUL

Sel Volta

  1. II.            TUJUAN

Menentukan Potensial sel pada Sel Volta

  1. III.           LANDASAN TEORI

Luigi Galvani dan Alexandro Volta menemukan prinsip pembentukan energi listrik dari reaksi kimia yang terjadi dalam suatu alat yang kini dikenal sebagai sel Galvani atau sel Volta dimana terjadi reaksi oksidasi dan reduksi yang menghasilkan arus listrik. 
Katoda (+) : reduksi
Anoda (-) : oksidasi
Perlu diingat bahwa:
1.    Anode adalah electrode tempat terjadinya reaksi oksidasi.
2.    Katode adalah electrode tempat terjadinya reaksi reduksi.
3.    Katode positif, Anode negative (KPAN)
4.    Arah gerak arus electron adalah dari anode menuju katode.
5.    Arah gerak arus listrik adalah dari katode menuju anode.

Sel volta merupakan suatu sel elektrokimia yang mengubah zat kimia menjadi energi listrik. Dalam sel volta reduktor dan oksidatornya dipisahktan sehingga pemindahan tidak terjadi secara langsung tetapi melalui kawat penghantar. Zink, tembaga, dan magnesium merupakan elektroda. Terdapat 2 jenis elektroda yaitu Katode(+) tempat terjadinya reduksi sedangkan pada anode(-) tempat terjadinya oksidasi. Potensial elektode sel dapat ditentukan melalui persamaan       :

                                  E0Sel = EOReduksi – E0Oksidasi

                                                EOSel = E0Katode ­ – E0Anode

                                                EOSel = E0Besar      – E0Kecil    

 

  1. IV.          ALAT DAN BAHAN
    1. Gelas kimia 100 ml
    2. Pipa U(jembatan garam)
    3. Larutan ZnSO4
    4. Larutan CuSO4
    5. Voltmeter
    6. Potongan Zn
    7. Potongan Cu

 

  1. V.            CARA KERJA
    1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan
    2. Masukkan larutan ZnSO1 M dan CuSOpada gelas kimia sebanyak 80 ml
    3. Siapkan Agar-agar yang berfungsi sebagi jembatan garam yang kemudian dimasukkan dalam tabung U
    4. Hubungkan  elektroda Zn  dengan larutan ZnSO4 dan Cu pada larutan CuSO4
    5. Catat peubahan tegangan listrik pada voltmeter

 

  1. VI.            HASIL PENGAMATAN

 

NO

LARUTAN 1

LARUTAN 2

E0Sel

1

ZnSO4

CuSO4

1,1 Volt

 

Reaksi  antara ZnSO dan CuSO4  yaitu:

Anode (-)   :  Zn2+  + 2e                    Zn                 EOSel = -0,76 Volt

Katode (+) :   Cu2+  + 2e                  Cu                EOSel = + 0,34 Volt

EOSel = E0Katode ­ – E0Anode

EOSel = 0,34 Volt- (-0,76 Volt)

EOSel = + 1,10 Volt

 

  1. VII.         PEMBAHASAN

Logam tembaga dicelupkan dalam larutan CuSO4 (1 M) dan logam seng dicelupkan dalam larutan ZnSO4 (1 M). Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam. Jembatan garam merupakan tabung U yang diisi agar-agar dan garam KCl.
Sedangkan kedua elektrode (logam Cu dan logam Zn) dihubungkan dengan alat penunjuk arus yaitu voltmeter.
Logam Zn akan melepaskan elektron dan berubah membentuk ion Zn2+ dan bergabung dalam larutan ZnSO4. Elektron mengalir dari elektrode Zn ke elektrode Cu. Ion Cu2+ dalam larutan CuSO4 menerima elektron dan ion tersebut berubah membentuk endapan logam Cu.
Susunan sel Volta dapat dituliskan dengan suatu notasi singkat (diagram sel) :
Anoda / larutan (ion) // larutan (ion) / katoda
Zn / Zn2+ // Cu2+ / Cu
Notasi tersebut menyatakan bahwa oksidasi Zn menjadi Zn2+ terjadi pada anoda, sedangkan reduksi ion Cu2+ menjadi Cu terjadi di katoda. Dua garis sejajar yang memisahkan anoda dan katoda menyatakan jembatan garam, sedangkan garis tunggal menyatakan batas antar fase (Zn padatan, sedangkan Zn2+ dalam larutan ; Cu2+ dalam larutan, sedangkan Cu padatan).

 

  1. VIII.        KESIMPULAN

ZnSO4 dan CuSO4, berdasarkan pengamatan , hasil yang ditunjukkan pada voltmeter pada reaksi ini yaitu 1,1 Volt. Dan hasil tersebut sesuai dengan teori 

EOSel = E0Katode ­ – E0Anode.

 

 

 

 

 

 

 

One thought on “LAPORAN KIMIA SEL VOLTA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s